BOGOR, CEKLISSATU - Yayasan Pesona Bumi Pasundan (YPBP) kembali menggelar Press Conference local Media - Forensuring Implementation Social Contracting implementation bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor, pada Selasa (23/6/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Rakyat DPRD Kota Bogor tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, dan sejumlah dinas lainnya. 

Dalam diskusi tersebut, Yayasan Pesona Bumi Pasundan (YPBP) selaku pelaksana membahas serta mempertanyakan perihal pencegahan dan penanganan HIV kepada Pemkot Bogor dengan harapan agar tetap berjalan secara berkelanjutan ditengah berkurangnya dukungan pendanaan dari donor internasional.

Teknikal Official CSSHR, Ari Budiman, mengatakan keberlanjutan program HIV saat ini menghadapi tantangan serius karena bantuan dari lembaga donor terus mengalami penurunan.

Baca Juga: Cegah Penularan HIV, Calon Pengantin di Kota Bogor Didorong Jalani Pemeriksaan Kesehatan

“Isu nasional saat ini kita tahu pengurangan program HIV sudah mulai banyak. Apalagi di tingkat donor, dukungan untuk program HIV berkurang lebih besar,” kata Ari Budiman di sela kegiatan.

Menurutnya, YPBP bersama organisasi masyarakat sipil (OMS) dan pemerintah selama ini telah membangun kolaborasi dalam penanganan HIV yang perlu terus dipertahankan. Sejumlah praktik baik yang dilakukan sejak 2023 hingga 2026 menjadi modal untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.

Salah satu capaian yang berhasil diwujudkan yakni dua organisasi masyarakat sipil dari 25 aliansi yang tergabung dalam program DTF telah memperoleh hibah bantuan. Meski tidak secara khusus diperuntukkan bagi program HIV, bantuan tersebut dinilai menjadi peluang bagi keberlangsungan organisasi.