Untuk sementara, sekolah diliburkan sambil menunggu keputusan bersana antara sekolah dan wali murid.

“Kita beri waktu agar anak-anak lebih tenang secara psikologis. Besok sekolah akan mengundang orang tua untuk menentukan langkah terbaik ke depan,” terang Rudy Sumanto.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Atap SMKN 1 Cileungsi Ambruk, Sejumlah Siswa Luka-Luka

Rudy Susmanto menyampaikan bahwa urusan fisik bangunan SMKN 1 Cileungsi sepenuhnya ditangani Dinas Pendidikan Jawa Barat. 

Walaupun SMA/SMK berada di bawah pemerintah provinsi, Pemkab Bogor tetap memastikan warganya, khususnya pelajar, mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Fokus kita hari ini adalah memastikan mereka aman, sehat, dan tetap bersemangat bersekolah,” pungkasnya.