BOGOR, CEKLISSATU.COM - Sebagai salah satu wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam upaya penanganan sampah, untuk itu Pemkot Bogor terus mempercepat pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) dari hulu hingga hilir.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyebut, proyek ini menjadi langkah strategis untuk mengolah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
“Ini sebuah hal yang patut disyukuri oleh kita semua bahwa arah kebijakan penanganan persampahan ini bisa kita proses dari hulu ke hilir,” ujar Dedie kepada wartawan usai melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapin) yang membahas tentang PSEL di Kota Bogor yang di laksanakan di Kawasan Suryakenacana Kota Bogor, Rabu, (22/4/2026)
Baca Juga: Volume Sampah di Kawasan Pedati Bogor Turun Signifikan, Segini Jumlahnya.
Ia menjelaskan, fasilitas PSEL di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.500 ton sampah per hari. Selain itu, Pemkot Bogor juga tengah mengajukan pembangunan PSEL kedua di Kayumanis dengan kapasitas sampah 1.000 ton per hari.
“Yang di hilirnya sudah kita siapkan. Insyaallah groundbreaking-nya di bulan Juni selesai, atau peresmian di awal Januari 2028,” kata Dedie.
Dedie menyampaikan selama masa transisi hingga 2028, masyarakat diimbau untuk mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, terutama sampah organik yang masih dapat dimanfaatkan.