BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) berkolaborasi bersama dengan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Dedikasi Kita menggelar kegiatan Launching Bogor Food Savior (BFS).
BFS merupakan sekelompok pemuda Kota Bogor yang dibentuk menjadi motor penggerak dalam mewujudkan sistem pangan perkotaan yang lebih berkelanjutan. Kota Bogor memiliki tantangan sistem pangan yang cukup besar seperti besarnya angka sampah makanan, perubahan pola konsumsi yang tidak sehat, dan penyediaan pangan di tengah minimnya lahan pertanian Kota Bogor.
Hal ini disampaikan oleh Project Officer Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Syifa Windi Amanda, dalam kegiatan yang di gelar di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor.
Baca Juga: Ini Lima Catatan Fahira Idris Agar Petani Jadi Garda Ketahanan Pangan
“Tantangan sistem pangan Kota Bogor cukup besar. BFS akan menjadi motor penggerak agar sistem pangan lebih berkelanjutan. Generasi muda memiliki inovasi, ide, dan semangat yang tinggi untuk menjadi agen perubahan dalam sistem pangan di Kota Bogor.”, ujar Syifa.
Dalam acara tersebut, Deputi III Bidan Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Dr. Andriko Noto Susanto, mengatakan pentingnya mengkonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi generasi muda.
Comment