Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan, wilayah Desa Karangasem Timur sendiri memiliki luas sekitar 110 hektar, dengan 100 hektar merupakan kawasan industri dan 10 hektar kawasan pendidikan. Di wilayah perkotaan yang majemuk, tingkat kejahatan biasanya lebih tinggi.
Namun demikian, berkat kesadaran masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan, kondisi lingkungan tetap kondusif.
“Pernah ada pencurian di salah satu RT, pelaku akhirnya tertangkap di RT lainnya berkat komunikasi antar pos yang berjalan efektif. Ini contoh baik bahwa masyarakat benar-benar berperan aktif,” jelas Ajat Rochmat Jatnika.
Ajat juga mengapresiasi kekompakan pengurus RT dan RW di Karangasem Timur. Para ketua RT mengenakan seragam yang sama, sementara ketua RW seragamnya berbeda, sebagai simbol kerjasama dan kekompakan di tingkat paling bawah.
Terkait fasilitas Poskamling, Sekda Ajat, Pemkab Bogor membuka peluang untuk penambahan atau perlengkapannya. Menurutnya kita tidak bisa berdiri sendiri dalam membangun fasilitas tersebut.
Baca Juga: Lantik Tiga Pejabat Eselon II di Alun-alun Jonggol, Bupati Bogor Rudy Susmanto Sampaikan Ini
“Ini juga menjadi konsern Bapak Bupati agar semua pihak memperhatikan keamanan masyarakat. Mudah-mudahan seluruh Kabupaten Bogor memiliki pola pemeliharaan keamanan lingkungan seperti di Karangasem Timur,” tutup Ajat Rochmat Jatnika.