BOGOR, CEKLISSATU - Konsep pembongkaran dan pembangunan ulang Plaza Bogor di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, kini sedang dalam pematangan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, termasuk rencana relokasi pedagang yang masih berada di Plaza Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan konsep yang sedang dimatangkan bertujuan supaya relokasi tidak memberatkan para pedagang, misal pada permasalahan biaya dan opsi tempat bagi para pedagang yang akan dipindahkan.

"Jadi pada intinya harus memudahkan para pedagang, tidak boleh memberatkan para pedagang, harus jelas skenarionya, pindahnya ke berapa titik karena ada beberapa opsi," ucapnya kepada awak media pada Rabu, 9 November 2022.

Bima mengaku dirinya telah menerima laporan terkait beberapa titik opsi pemindahan pedagang. Jika pedagang ingin pindah secara cepat, maka relokasi bisa dilakukan ke Pasar Kebon Kembang, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Selain itu, pedagang juga bisa memilih untuk pindah ke Pasar Sukasari, Pasar Jambu Dua, atau Pasar Merdeka. Namun, relokasi ke titik tersebut membutuhkan proses.

"Pemkot Bogor memang belum melakukan sosialisasi relokasi kepada pedagang, lantaran masih dilakukan pematangan konsep secara mendetail. Begitu konsep itu matang detail, maka kita akan berkomunikasi. Yang penting sosialisasi. Saya kira tidak tergesa-gesa. Yang penting konsepnya matang," ungkapnya.

Disinggung soal grand design Plaza Bogor, Bima menuturkan masih dalma proses penyusunan, sebab kondisi Plaza Bogor yang sudah berusia lebih dari 30 tahun ini sudah mengkhwatirkan untuk tetap ditempati.

"Yang pasti Bogor Plaza itu mengkhawatirkan. Sudah sangat tidka layak, sudah 30 tahun lebih. Saya sangat khawatir itu ada kecelakaan di situ. Jadi itu latar belakangnya," katanya.