JAKARTA, CEKLISSATU -- Rapat konsolidasi pemenangan Prabowo Subianto dihadiri para Sekjen dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), berlangsung di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Sekjen PAN, Eddy Soeparno, Sekjen Demokrat, Teuku Rifky, Sekjen Golkar, Lodewijk F Paulus, Sekjen PBB, Afriansyah Noor.

Kemudian Sekjen Partai Gelora, Mahfudz Sidik, serta perwakilan Partai Garuda dan Partai Prima.

Tidak hanya itu, hadir pula Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono, dan Ketua OKK gerindra, Prasteyo Hadi.

Baca Juga : Gibran Diusulkan Jadi Bakal Cawapres Prabowo, Begini Respon Elite PAN

Disebutkan bahwa pertemuan tersebut membahas tentang pembentukan tim pemenangan dan hal-hal strategis lain.

"Pertemuan sekjen-sekjen membahas hal-hal strategis tentang kesiapan partai koalisi untuk memenangkan Pak Prabowo sebagai capres," ungkap Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, dikutip ceklissatu.com pada Selasa (10/10/2023).

"Termasuk membahas finalisasi tim pemenangan Koalisi Indonesia Maju," tambah Ahmad Muzani.

Ahmad Muzani melanjutkan, pertemuan para sekjen ini juga membahas visi misi yang menjadi prioritas kerja pemerintahan nantinya.

Termasuk juga soal dinamika kandidat Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang saat ini sedang berkembang.

"Semua nama yang potensial untuk menjadi cawapres pendamping Pak Prabowo juga dibahas," tuturnya.

"Kami ingin nama-nama itu dipertimbangkan dengan baik karena ini menyangkut chemistry dan juga kesiapan kandidat capres cawapres dalam berkontestasi," tegasnya.

Ahmad Muzani mengatakan, saat ini untuk nama tim pemenangan belum diputuskan.

Menurutnya, dalam waktu dekat nama dan susunan tim pemenangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan diumumkan segera.

Perlu diketahui sebelumnya, Partai Demokrat mengungkap ada empat nama tokoh yang menguat untuk menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024. 

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, empat nama itu adalah: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ia menyebutkan, nama Airlangga diusulkan oleh Golkar dan nama Erick Thohir diusulkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Namun, Herzaky tidak mengungkapkan nama Gibran dan Khofifah diusulkan oleh siapa.

"Kami juga mendengar Bapak Prabowo Subianto akan meminta sekaligus mendengarkan pandangan dari pimpinan tiap-tiap parpol anggota Koalisi Indonesia Maju, sebelum beliau memutuskan siapa cawapres yang akan dipilih," ucapnya. (M. Agung)