BOGOR, CEKLISSATU - Pergeseran tanah yang terjadi di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor berdampak kerusakan pada 10 rumah warga, salah satunya nyaris ambruk serta sejumlah akses jalan alternatif Bogor Cianjur melalui jalur Gombong  lega lumpuh tidak bisa dilalui. Kamis (16/6/2022). 


Kades Sukawangi Budianto mengatakan, pergerakan tanah yang terjadi diwilayahnya mengakibatkan jalan alternatif  Bogor Cianjur melalui Kampung Gombong lega terputus.


"Jalur sepanjang dua kilo terputus yang merupakan jalur perbatasan Bogor Cianjur dan juga jalur alternatif terputus,"ungkapnya.


Selain kerusakan pada jalan, 10 rumah mengalami keretakan, namun satu diantaranya nyaris ambruk. 

Baca Juga : Jalan Antardesa di Pedalaman Lebak Terputus Akibat Tanah Bergerak

"Ada 10 bangunan warga yang mengalami kerusakan, satu rumah warga ada yang nyaris ambruk, halamannya pun kerusakannya cukup parah akibat tanah bergeser mengakibatkan longsor dengan kedalaman setengah meter,"ucapnya


Jalan alternatif sepanjang dua kilo ini, merupakan jalan perbatasan antara Kabupaten Bogor dengan Cianjur, melewati  Desa Batulawang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.


 "Jalurnya terputus tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat, sedikitnya 35 warga terisolir, tidak ada akses jalan, harus jalan kaki dengan jarak yang cukup jauh,"terangnya 


Saat ini tanah masih bergeser dan sebagian jalan sudah diperbaiki oleh warga setempat serta memasang tali pengukur pergerakan tanah. 

Sementara itu Heri, salah seorang warga Kampung Gombong Lega, Mengatakan saat perisitiwa terjadi, dirinya sedang berada didalam rumah. "Lagi dirumah sama anak istri, tiba tiba ada suara gemuruh, lihat dihalaman tanah udah pada bergeser, tebingan halaman rumah rusak parah amblas dengan kedalaman setengah meter,"jelasnya.


Akibat kejadian tersebut dirinya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, beruntung tidak ada korban jiwa akibat perisitiwa tanah bergerak tersebut.