BOGOR, CEKLISSATU - Universitas Djuanda (UNIDA) bersama 45 desa di wilayah Kabupaten Bogor melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana di Aula Gedung C UNIDA pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah kolaboratif dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari tingkat desa.

Acara dihadiri jajaran pimpinan UNIDA, para Camat, serta Kepala Desa dan yang mewakili dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. 

Wakil Rektor II UNIDA Assoc. Prof. Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kerja sama tersebut. Menurutnya, Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat desa.

Baca Juga: Ruang Temu Kolaboratif: BEM FISIP UNIDA Terima Kunjungan Belajar BEM FIS UMMI

“Semoga program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UNIDA sebagai perguruan tinggi unggul siap menjadi mitra pemerintah kecamatan maupun desa dalam mendukung peningkatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Assoc. Prof. Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E menambahkan, berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat perlu segera direalisasikan agar dampaknya dapat segera dirasakan. Karena itu, UNIDA berkomitmen membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan aparatur pemerintahan apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan program di lapangan.