BOGOR, CEKLISSATU – Universitas Tazkia resmi memperkenalkan Program Doktor (S3) Ekonomi Syariah melalui agenda soft launching yang digelar di Kampus Universitas Tazkia, Sentul City, Bogor, Sabtu (9/5/2026). Peluncuran tersebut menjadi bagian dari forum nasional Pembinaan dan Penguatan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang dihadiri perwakilan PTKIS dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dipandu oleh M. Sadam Gunawan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dr. Dedy Rachmad, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta doa yang dipimpin Dr. Unang Fauzi.
Rektor Universitas Tazkia, Muhammad Syafii Antonio, mengatakan kehadiran Program Doktor Ekonomi Syariah merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi keilmuan ekonomi syariah di Indonesia. Menurutnya, perkembangan industri halal dan keuangan syariah global membutuhkan lebih banyak akademisi, peneliti, serta pemikir yang mampu menghadirkan gagasan berbasis riset yang kuat.
Baca Juga: Kadisdik Kota Bogor Imbau Sekolah Gelar Perpisahan Sederhana di Lingkungan Sekolah
“Indonesia harus lebih peduli terhadap pengembangan industri fesyen halal. Jangan sampai pasar yang besar justru dikuasai oleh brand global tanpa kita mampu menghadirkan pemain kuat dari dalam negeri,” ujar Syafii Antonio.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal, mulai dari sektor fesyen halal, logistik halal (halal logistics), hingga sistem keuangan syariah (halal finance). Karena itu, perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam membangun ekosistem ekonomi halal yang terintegrasi dengan penguatan riset akademik.
Momentum soft launching juga diisi dengan sambutan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amien Suyitno. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) kelembagaan dan program studi kepada perwakilan PTKIS se-Indonesia.
Comment