“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mikroorganisme bukan hanya makhluk dikenal sebagai penyebab penyakit, tetapi juga berperan besar dalam proses biologis yang menghasilkan pangan bergizi dan bermanfaat,” kata Fitrianingsih dalam keterangan resminya.
Dia berharap kegiatan itu dapat menumbuhkan rasa ingin tahu ilmiah serta keterampilan observasi siswa sejak dini melalui praktik langsung yang bisa diterapkan di sekolah.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP UNIDA Raih Prestasi Gemilang di Ajang UNIDA Ambassador 2025
Sementara itu, Ketua Departemen Biologi FMIPA UI, Prof. Anom Bowolaksono menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi jembatan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk memperkuat minat generasi muda terhadap ilmu hayati.
“Kami ingin menjadikan ilmu hayati lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, agar generasi muda tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami penerapannya,” kata Anom.
Para peserta juga mengikuti sesi praktikum isolasi mikroorganisme dari sampel tanah dan daun, serta pembuatan makanan fermentasi yang dibimbing langsung oleh dosen-dosen Departemen Biologi FMIPA UI. Di antaranya Prof. Dr. Nining Betawati Prihantini, Dra. Sitaresmi, Dr. Dian Hendrayanti, Dr. Riani Widiarti, dan Dr. Mazytha Kinanti Rachmania.
Baca Juga: Ketua KI DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Mahasiswa Pahami UU KIP dan UU PDP secara Seimbang di Era Digital
Departemen Biologi FMIPA UI pun berharap semakin banyak sekolah yang terinspirasi untuk menerapkan pembelajaran sains berbasis praktik sederhana yang menarik, relevan, dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu ilmiah generasi muda.
Comment