“Alhamdulillah kegiatan roadshow ke-3 ini berlangsung sangat menyenangkan dan menambah semangat anak-anak di TBM PEKA. Sambutan hangat dari Kang Adang dan istrinya membuat suasana makin akrab. Yang membuat kami senang, kali ini peserta tidak hanya anak-anak TK dan SD, tetapi juga banyak remaja yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan permainan tradisional,” ujar Teh Fitri.
Ia menambahkan, kehadiran para remaja menjadi warna baru dalam kegiatan roadshow. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga membantu adik-adiknya memperagakan permainan yang dulu sering mereka mainkan di masa SD, seperti lompat karet, congklak, dan bola bekel.
“Kami bangga karena mereka tidak malu ikut bermain di taman baca. Justru semangat mereka menunjukkan bahwa permainan tradisional bisa jadi ruang nostalgia sekaligus sarana kebersamaan lintas usia. Harapannya, anak-anak bisa terus memainkan permainan tradisional ini di waktu senggang, bukan hanya bermain lewat gadget,” lanjutnya.
Kang Adang Albani, pendiri sekaligus ketua TBM PEKA Pamulang juga membagikan kisah di balik lahirnya taman baca ini.
Comment