BOGOR, CEKLISSATU - Anak-anak dari Sanggar Andika siap membawa nama Kota Bogor ke kancah internasional lewat ajang Jogjakarta International Dance Carnival 2025.
Penampilan Sanggar Andika iti mendapat apresiasi dari DPRD Kota Bogor, yang berharap langkah tersebut bisa jadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk tetap mencintai budaya daerah sejak dini.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rezky Kartika menyampaikan rasa bangga kepada Sanggar Andika yang tergabung dalam tim tari yang berasal dari Kecamatan Bogor Selatan, karena mau membudayakan kesenian Kota Bogor serta membawanya ke kancah internasional.
Baca Juga: Sanggar Ayodya Pala Kota Depok akan Tampil di Pesta Kesenian Bali Ke XLVII, Libatkan 27 Penari
Selain itu, ia juga menyampaikan dukungannya terhadap Sanggar Andika agar tim yang mengikuti perlombaan bisa menampilkan pertunjukan yang baik demi nama Kota Bogor.
“Saya sangat bangga melihat bagaimana anak-anak kita mau melestarikan budaya berupa tari untuk bisa dilihat oleh mata dunia,” kata Rezky, di Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (8/8/2025).
Rezky pun berharap dari kegiatan tersebut, anak-anak dari Sanggar Andika dapat menjadi contoh bagi anak-anak lain di Kota Bogor, karena mampu memberikan dampak positif terhadap kebudayaan.
Baca Juga: Dari Rel ke Panggung Budaya – Kolaborasi KAI & ICCN 2025
“Kami dari DPRD Kota Bogor tentu akan mendukung penuh kegiatan positif seperti ini karena tentunya ini adalah budaya yang harus dilestarikan dan harus bisa menjadi wadah yang baik bagi anak-anak di Kota Bogor,” tutupnya.
Di lokasi yang sama, anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti menyampaikan kepada anak-anak yang mengikuti perlombaan agar bisa mempersiapkan fisik dan mental demi hasil yang optimal.
“Menjelang kegiatan, dijaga fisik dan mentalnya agar bisa maksimal nanti saat perlombaan disaba,” kata Endah.
Baca Juga: Leupeut Bogor Diresmikan Wali Kota Bogor, Bentuk Ekosistem Kolaborasi
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Sanggar Andika dan para orang tua yang mampu menyalurkan dan mendukung bakat dan tumbuh kembang anak ke arah yang positif. Terutama bagi anak-anak di jenjang pendidikan SD dan SMP.
Karena ia mengaku baru saja menemukan kasus dimana anak-anak telah terjerumus kedalam hal-hal yang negatif
“Insyaallah kegiatan yang positif ini mampu memberikan dampak yang positif juga. Sehingga anak-anak kita terjauhkan dari hal-hal negatif,” pungkasnya.
Comment