BOGOR, CEKLISSATU – Proyek pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi menuai protes warga di Kampung Pasir Kalong, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Proyek jembatan kaca Bendungan Sukamahi yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), rencananya akan dibangun sepanjang 275 meter dengan lebar berkisar 6-12 meter yang dikerjakan oleh PT Wika Nindya KSO.

Kades Sukakarya Hasan mengatakan, ada 5 RT yang terdampak proyek jembatan kaca Bendungan Sukamahi itu.

Baca Juga: Mega Proyek APBN Jembatan Kaca di Sukamahi, Diduga Belum Mengantongi Izin

“5 RT mengeluh kebisingan, serta getaran yang menyebabkan keretakan pada bangunan rumah warga,” ujar Hasan, Selasa 4 February 2025.

“RT 02 dan 01 RW 03 yang mengalami keretakan akibat getaran dari alat berat proyek jembatan kaca itu," tambahnya.

Menurut Hasan, saat pantauan dilokasi, proyek masih dalam tahap pengeboran lubang sedalam 20 meter serta pengecoran untuk pemasangan besi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Berharap 2 Bendungan di Puncak Bogor Jadi Objek Wisata

Pekerjaan berlangsung hingga malam hari, bahkan sering kali selama 24 jam, sehingga warga terganggu oleh kebisingan alat berat.

"Kami, sebagai pihak pemerintahan desa, akan menindaklanjuti laporan terkait rumah warga yang terdampak,” ucapnya.

“Pihak desa sudah mengumpulkan data rumah warga yang terdampak proyek pembangunan jembatan kaca Bendungan Sukamahi, dan akan dilaporkan ke pihak kecamatan, dan menindak lanjuti ke PT Wika Nindya KSO,” tutup dia.