Fraksi Golkar memberikan pandangan yang tegas terhadap raperda tentang rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Pandangan ini bukan hanya sekadar respons normatif atas Raperda, melainkan merupakan refleksi dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.
Dengan pendekatan solutif dan berorientasi masa depan, Fraksi Golkar menyoroti beberapa hal penting yang patut menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.
Baca Juga: Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Pemkab dan Polres Bogor Dalam Program Mudik Gratis 2025
Menyoroti Pendekatan Hilir yang selama Ini mendominasi. Menurut Fanny perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sering kali hanya berfokus pada upaya pengendalian di hilir.
Artinya, tindakan baru dilakukan ketika kerusakan atau pencemaran sudah terjadi. Padahal, akar persoalan sebenarnya berada di tingkat hulu, yakni kebijakan, rencana, dan program yang kurang memperhatikan aspek keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam.
"Tanpa adanya perubahan paradigma, strategi pengendalian hanya akan menjadi tambal sulam yang tidak menyelesaikan masalah secara sistemik," katanya. (HEN)
Comment