BOGOR, CEKLISSATU -- Memasuki musim penghujan, aparatur Desa Citeureup terus intens mengingatkan warganya agar selalu waspada terhadap adanya potensi bencana.
Hal itu disampaikan Pj Kepala Desa Citeureup, Ardiardianto, Senin (11/11/2024).
Potensi bencana alam yang patut diwaspadai di antaranya adalah pohon tumbang dan banjir.
"Setiap ada kegiatan kami selalu mengimbau selalu pemerintah desa terutama kepada RT dan RW serta tokoh masyarakat agar bisa mengantisipasi bencana, di antaranya banjir," ungkap Ardiardianto didampingi Sekdes Citeureup, Aldi Wahyudi kepada ceklissatu.com.
Baca Juga : Kepala Basarnas Sebut Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Libatkan 10 Kendaraan Sekaligus
Caranya lanjut Ardiardianto, yaitu dengan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, ada got mampet segera bersihkan.
"Dan terpenting segera berkoordinasi dengan kami, agar kalau ada apa-apa di lapangan kami siap membantu. Seperti beberapa waktu lalu ada satu rumah yang tertimpa pohon tumbang, tapi kami sudah ajukan di Departemen Sosial," terangnya.
Kemudian ia menyebutkan, dalam mengantisipasi bencana selain koordinasi dengan BPBD, pihak Desa Citeureup juga selalu bersinergi dengan pihak lain. Di antaranya PMI, Pol PP dalam menanggulangi bencana alam di desa.
Baca Juga : Diguyur Hujan Gerimis, Enam Pemain Timnas Jepang Tetap Serius Melakukan Latihan
Kades juga mengatakan, selain pohon tumbang pihaknya juga mengantisipasi bencana banjir.
"Kalau banjir termasuk kantor desa pun terdampak, karena lokasi kantor desa ada di dataran rendah. Jadi air masuk dan turun dari jalan raya, karena tidak ada drainase atau selokan saluran air," bebernya.
"Kami sudah ajukan, cuman ini pos besar dari pusat, bukan dari pemerintah kabupaten," tambahnya.
Di musim penghujan ini, pihaknya mengimbau masyarakat dalam mengantisipasi banjir agar jangan membuang sampah sembarangan. Selain itu, rumah-tumah yang dekat dengan pohon rawan tumbang, agar ditebang pohonnya.
"Agar tidak terjadi lagi pohon tumbang menimpa rumah warga," pungkasnya.
Comment