BANDUNG, CEKLISSATU.COM - Anggaran MBG senilai Rp1 miliar mendadak hilang dari rekening SPPG Pangauban Batujajar.
Dugaan penipuan digital mencuat, sementara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menuntut pertanggungjawaban penuh dari Kepala SPPG dan meminta penyelidikan menyeluruh.
Informasi hilangnya dana MBG tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun resmi TikTok SPPG Pangauban pada Kamis (31/10/2025).
Baca Juga: 20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Mual dan Muntah Diduga Keracunan MBG, Tujuh Dilarikan ke RS
Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa dana MBG dalam rekening SPPG tiba-tiba lenyap tanpa jejak.
Menurut keterangan sementara, hilangnya saldo rekening itu diduga akibat tindak pidana penipuan digital (phishing).
Peristiwa berawal saat Kepala SPPG Pangauban, berinisial MC hendak melakukan persetujuan transaksi melalui aplikasi perbankan milik salah satu bank pelat merah.
Tak lama setelah proses tersebut, saldo rekening program MBG mendadak menghilang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta agar kepolisian segera menyelidiki dugaan penipuan digital tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa Kepala SPPG Pangauban harus bertanggung jawab dan segera berkoordinasi dengan pihak Bank, BGN serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Cegah Keracunan, DPRD Jabar Usul MBG Dikelola Sekolah, Pondok Pesantren hingga Posyandu
"Kami meminta pihak terkait segera melakukan penanganan komprehensif karena ini menyangkut anggaran negara yang harus dimanfaatkan dengan baik. Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas Presiden Prabowo yang wajib dilaksanakan sebaik-baiknya," kata Dedi Mulyadi, Rabu (5/11/2025).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memastikan akan berkoordinasi dengan pihak perbankan dan aparat kepolisian untuk menelusuri aliran dana MBG Batujajar tersebut.
Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa Pemprov Jabar akan mengawal proses hukum agar dana MBG dapat kembali dan program tetap berjalan sesuai target.
"Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran MBG merupakan salah satu program unggulan nasional untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di daerah," katanya.
Comment