KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Jumlah kematian bayi baru lahir dan ibu melahirkan di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meydiawati mengatakan, jumlah kematiannya di tahun 2024 mencapai 800-an bayi baru lahir, sedangkan kematian ibu sekitar 85 cukup tinggi di Jawa Barat.

Terkait faktornya, Fusia menyatakan, karena Bogor merupakan Kabupaten terbesar di Jawa Barat dengan penduduk paling banyak.

"Sebenarnya kalau di proporsikan menjadi angka secara statistik mungkin kita tidak yang pertama. Tapi ini yang dilihat adalah jumlah, secara jumlah penduduk yang berkali-kali lipat dari kabupaten lain," tuturnya saat ditemui di Pendopo Bupati Bogor.

Baca Juga: Dinkes Jabar Sebut Jenazah 13 Korban Ledakan di Garut Sudah Berada di RSUD Pameungpeuk

"Ya bisa saja artinya masih logis, kalau memang jumlah penduduk kota paling banyak, besar, dan area kita juga paling luas jumlah kecamatan paling banyak," tambahnya.

Menurutnya jumlah kematian bayi baru lahir yang mencapai 800-an tersebut dibagi 40 kecamatan dan desa.

"Nggak satu desa satu bayi, sebenarnya jumlah kematian itu selama satu tahun," jelasnya.