MALANG, CEKLISSATU - Malang memang menghadirkan sebuah kota di Jawa Timur dengan berbagai macam pesona. Contohnya adalah pantai-pantai yang eksotik, salah satunya Teluk Bidadari. Objek wisata yang satu ini sangat cantik dan instagrammable.
Selain indah, tempat ini menghadirkan sebuah tantangan yang sulit untuk dilupakan. Bahkan, setiap detik pengalamannya akan selalu terkenang sepanjang masa.
Teluk Bidadari tergolong objek wisata alam anti mainstream di malang. Kawasan yang dikhususkan bagi mereka yang punya jiwa petualang menghadirkan pesona yang tidak biasa. Jalan menuju ke sini pun ibaratnya harus menanjak bukit dan menuruni lembah.
Berkeringat, putus asa dan lelah menjadi satu. Tetapi, setelah sampai di titik lokasi, semua itu menjadi sebuah kenangan manis yang tidak akan terlupakan. Disini, kamu bisa berenang layaknya kolam renang pribadi dengan pemandangan sekitar yang luar biasanya indahnya.
Baca Juga : 4 Wisata Alam di Bogor yang Asyik untuk Habiskan Akhir Pekan
Di tempat ini ada dua cekungan besar dengan karang-karang esoktis disekelilingnya. Inilah yang dinamakan Teluk Bidadari. Airya sangat jernih, sehingga aman digunakan untuk berenang. Apalagi, cekungan ini cukup dalam pas sekali bagi kamu yang ingin belajar untuk snorkeling atau juga diving.
Tidak hanya disuguhkan dengan cekungan dan karang-karang saja. Kamu juga bisa menyaksikan semburan air dari celah batuan karang. Semburan ini berasal dari ombak Pantai Mbehi yang begitu deras menerjang. Nah, katanya air yang berada di Teluk Bidadari ini juga berasal dari ombak-ombak pantai yang mengalir dari celah-celah karang.
Selain itu, kamu juga bisa mendengarkan satwa-satwa liar bernyanyi atau saling memanggil satu sama lain. Suasananya seperti alam pedesaan waktu pagi hari. Sungguh, meneduhkan hati dan menghipnotis semua kepenatan yang menumpuk menjadi sebuah beban berat yang sulit dihindarkan.
Bagi yang gemar fotografi atau mengabadikan momen melalui sebuah video, kawasan ini sangat cocok karena memiliki spot genic yang amat sayang untuk dilewatkan. Apalagi, pemandangan hutan lindung dan laut Samudera Pasifik yang aduhai membuat kamu bakal susah move on dari tempat ini.
Sayangnya, fasilitas yang ada disini kurang lengkap. Jadi, sobat native harus membawa perbekalan sendiri dari rumah agar tidak kehausan atau kelaparan di tengah jalan. Maklum saja, jalan yang sulit membuat beberapa warung juga sulit untuk didirikan.
Comment