Bunga Lavender
Bunga ungu yang identik dengan ketenangan ini ternyata memiliki kekuatan ganda yaitu menenangkan manusia sekaligus mengusir nyamuk. Aroma khas lavender berasal dari zat kimia bernama linalool dan linalyl asetat dimana aroma yang mungkin disukai manusia, tetapi sangat dibenci oleh serangga karena dapat mengganggu indra penciumannya. Sebuah studi pada tahun 2019, peneliti menemukan bahwa minyak esensial lavender dapat mengusir berbagai spesies nyamuk hingga delapan jam. Penggunaanya pun cukup serupa dengan daun serai, jika masih dalam bentuk tumbuhan, bunga lavender dapat diletakan di sudut kamar sebagai pajangan yang dapat mengusir gangguan nyamuk, jika ingin lebih simpelnya banyak sekali lotion beraroma lavender yang bisa dibeli di toko ritel untuk dioleskan pada tangan dan kaki. 

Baca Juga: Petani dan UMKM Bogor Didorong Naik Kelas, BRI Sosialisasikan KUR Bunga Rendah hingga Rp500 Juta


Daun Kemangi atau Basil
Tidak disangka pelengkap lalapan ini bisa dipergunakan untuk bisa mengusir nyamuk. Daun kemangi mengandung minyak atsiri dengan aroma khas yang tidak disukai nyamuk. Cara mudah memanfaatkanya cukup dengan  meletakkan pot tanaman kemangi di dekat jendela atau pintu masuk. Untuk hasil lebih maksimal, bisa membuat minyak esensial kemangi dengan cara menumbuk daun kemangi segar, merendamnya dalam minyak pembawa (carrier oil) selama 24-48 jam, lalu menyaringnya. Minyak ini bisa dioleskan ke kulit atau dicampur air untuk disemprotkan ke seluruh ruangan. 
Aroma-aroma yang ditakuti nyamuk tersebut bisa didapatkan dengan mudah dan murah dan pastinya sesuai dengan ketersedian di iklim tropis Indonesia. Selain itu yang menarik, tren aromaterapi pengusir nyamuk ini terus didukung oleh riset-riset terbaru di tahun 2025-2026. Para ilmuwan bahkan sedang menguji berbagai kombinasi minyak esensial untuk menciptakan formula yang lebih efektif dan tahan lama tanpa efek samping bahan kimia sintetis.

Ade Pramitha