BOGOR, CEKLISSATU - Tidur nyenyak di malam hari adalah dambaan semua orang. Namun, kehadiran nyamuk yang berdengung di telinga dan meninggalkan gigitan gatal seringkali mengganggu kenyamanan istirahat kita. Selama ini, banyak dari kita mengandalkan obat nyamuk semprot atau bakar yang mengandung bahan kimia.
Meski efektif, aroma menyengat dan risiko kesehatan dari paparan bahan kimia sintetis menjadi kekhawatiran tersendiri, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau anggota yang memiliki masalah pernapasan. Riset ilmiah terbaru tahun 2025-2026 bahkan menunjukkan bahwa beberapa minyak esensial memiliki efektivitas pengusiran nyamuk yang sebanding dengan DEET (diethyl-meta-toluamide) yaitu bahan kimia aktif dalam obat nyamuk konvensional.
Bahkan ada penelitian yang membuktikan bahwa minyak lavender, eucalyptus, dan jeruk dapat mencegah gigitan nyamuk hingga 65-85 persen hanya dalam lima menit setelah dioleskan.
Baca Juga: Waspada DBD pada Anak, Ini Pesan Dokter dari FK IPB University
Daun Serai
Bicara soal wangi, aroma khas daun serai dapat menghempas populasi nyamuk di kamar tidur, kamar mandi, atau ruangan-ruangan lembab. Dikarenakan tanaman ini mengandung senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol dalam minyak atsirinya yang secara efektif membuat nyamuk "terkecoh" dalam melacak bau tubuh manusia. Hal ini didukung oleh penelitian pada tahun 2025 dalam jurnal ilmiah Toxins mengonfirmasi bahwa minyak esensial serai (Cymbopogon citratus) memiliki aktivitas penolak nyamuk yang kuat, dengan efektivitas yang sebanding dengan DEET.
Penggunaanya pun cukup mudah, ketika serai masih berbentuk tanaman letakkan di dekat pintu, jendela, atau area yang sering dimasuki nyamuk atau diolah menjadi ramuan semprot sederhana dengan mencampurkan daun serai dan juga air hangat lalu dihaluskan, sari yang keluar dari proses penghalusan dapat disemprotkan pada sudut ruangan.
Comment