BAGHDAD, CEKLISSATU – Perdana Menteri (PM) Irak segera membentuk komite penyelidikan, yang terdiri dari kementerian dalam negeri dan berbagai badan keamanan.
Pembentukan komite ini menyusul seorang warga negara Amerika Seikat (AS) ditembak mati di Baghdad pada Senin 7 November 2022.
Korban diketahui telah tinggal di Irak selama 2 tahun dan bekerja untuk sebuah organisasi bantuan internasional. Namun, notif penembakan sampai saat ini belum jelas.
“Korban sedang bepergian dengan mobil ketika orang-orang tak dikenal melepaskan tembakan", kata sumber Kementerian Dalam Negeri Irak, yang berbicara dengan syarat anonym, seperti dikutip dari AFP, Selasa 8 November 2022.
Serangan itu terjadi di Karrada, sebuah distrik komersial yang ramai di jantung ibu kota Irak. Dua pejabat keamanan Irak mengkonfirmasi seorang warga AS. Namun, dia tak menyebutkan nama korban. Kedua pejabat Irak itu mengatakan detailnya belum jelas tetapi penyelidikan sedang dilakukan.
Keamanan di Irak telah membaik sejak kekalahan kelompok ISIS yang diumumkan pada akhir 2017. Walaupun serangan sporadic yang menargetkan pasukan keamanan Irak terus berlanjut.
Comment