JAKARTA, CEKLISSATU – Presiden Amerika Serikar (AS), Joe Bidden, secara tegas menolak untuk mengirimkan jet tempur F-16 untuk Ukraina melawan Rusia.
"Tidak," ujar Biden kepada wartawan di Gedung Putih ketika ditanya apakah Amerika Serikat akan menyediakan jet tempur untuk Ukraina, seperti dikutip dari AFP, Selasa 31 Januari 2023.
Namun, Biden mengatakan akan mengunjungi sekutu penting mereka, Polandia.
Ukraina telah meminta pemerintahan Biden dan anggota parlemen kongres agar menyediakan jet F-16 untuk memperkuat pasukan rezim di tengah operasi militer khusus Rusia yang sedang berlangsung.
Baca Juga : Turki Beli Jet Tempur ke AS, Erdogan: Pesawat Tak Ada, Uang Belum Dikembalikan
Ukraina telah mengamankan pasokan tank tempur dari Jerman dan AS. Namun setelah itu, Ukraina kembali mendesak sekutu Baratnya untuk mengirim jet tempur generasi keempat seperti F-16.
Meskipun tidak ada tanda-tanda serangan baru Rusia yang lebih luas, administrator Provinsi Donetsk di timur Ukraina yang dikuasai Rusia, Denis Pushilin, mengatakan, pasukan Rusia telah mengamankan pijakan di Vuhledar.
Wilayah ini merupakan sebuah kota pertambangan batu bara yang reruntuhannya menjadi benteng pertahanan Ukraina sejak pecahnya perang pada Februari 2022 lalu.
Ratusan tank modern dan kendaraan lapis baja yang dijanjikan negara-negara Barat ke Ukraina akan dikirim beberapa bulan lagi. Hal ini membuat Kiev harus berjuang melewati musim dingin dalam perang yang tanpa henti.
Zelenskyy mendesak Barat mempercepat pengiriman senjata yang dijanjikan sehingga Ukraina dapat menyerang. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, negara-negara Barat yang memasok senjata mengarah semakin terlibat langsung dalam konflik. Tetapi langkah itu tidak berpotensi untuk mengubah perang.
Menjelang tahun pertama invasi Rusia pada 24 Februari, ada harapan yang berkembang bahwa Biden dapat melakukan perjalanan ke Eropa sebagai bentuk dukungan untuk aliansi yang mendukung Ukraina.
Comment