Proses tersebut berlanjut dengan udara yang terbawa ke paru-paru melalui aliran darah. 

Akibatnya, pertukaran oksigen dan karbon dioksida terganggu. "Udara yang menyumbat aliran darah di paru-paru menyebabkan sel-sel tubuh, termasuk otak, kekurangan oksigen," tambahnya.

Dari temuan ini, penyebab utama kematian korban terungkap.

 "Penyebab kematian adalah luka gorokan terakhir yang dilakukan tersangka di bagian leher. Luka inilah yang memicu serangkaian komplikasi fatal dalam tubuh korban," tegasnya.

Baca Juga: Polres Bogor Tangkap Pelaku Pembunuhan Pelajar di Ciomas, Motifnya Ingin Menguasai Sepeda Motor Korban

Proses otopsi juga mengonfirmasi bahwa tidak ada indikasi penyebab kematian lain selain luka gorokan di leher. 

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh tersangka.

(Levinda Melati)