CIANJUR, CEKLISSATU - Jembatan gantung sepanjang 70 meter penghubung antar desa di Kecamatan Tanggeung, Cianjur Jawa Barat putus akibat diterjang banjir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun warga terpaksa harus mencari jalan lain sejauh tujuh kilometer untuk menuju ke desa lainnya.
Ahmad (46) salah seorang warga sekitar mengatakan putusnya jembatan gantung penghubung Desa Pagermanah dengan Desa Karang Tengah ini terjadi pada Selasa, 08 November 2022, kemarin akibat banjir dari luapan Sungai Cibuni. Masih kata Ahmad jembatan ini merupakan akses satu-satunya warga untuj beraktivitas sehari-hari.
"Kalau kejadiannya sih Selasa (08/11/22) kemarin ya saat hujan besar dan banjir dari Sungai Cibuni. Ini akses warga pak satu-satunya jadi kalau sudah putus begini kita cari jalan lain yang lumayan jauh sekitar tujuh kilometer," ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Tanggeung Iptu Deden Herman Syah menghimbau kepada warga untuk tidak nekat melintasi jembatan gantung yang sudah putus tersebut. Deden menghimbau agar warga mencari jalan lain untuk menuju desa lain dan menjauhi jembatan saat hujan sedang turun.
"Himbauan kita kepada warga jangan nekat melintasi jembatan yang sudah putus ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan dan juga agar menjauh dari jembatan saat hujan turun," harapnya.
Comment