BOGOR, CEKLISSATU.COM – Praktik ilegal pengoplosan LPG subsidi yang diungkap Polres Bogor di wilayah Cileungsi dan Sukaraja ternyata hasilkan keuntungan yang fantastis bagi pelaku.
Dalam sehari, keuntungan yang didapat pelaku pengoplosan LPG bersubsidi diperkirakan mencapai Rp1,3 miliar, sementara kerugian negara menyentuh Rp13,2 miliar per bulan.
“Terkait motif keuntungan dari para pelaku pengoplosan LPG bersubsidi, kemarin sudah kita dalami baik dari tim polres maupun dari polsek bahwa keuntungan bersih yang didapat bisa sampai 161 ribu per tabung gas yang 12 kilogram,” kata Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).
Baca Juga: Ungkap Pengoplosan LPG Bersubsidi di Cileungsi dan Sukaraja, Polres Bogor Amankan 793 Tabung Gas
Kata dia, khusus di Cileungsi, aktivitas pengoplosan berlangsung dalam skala besar dengan konsumsi LPG subsidi yang masif setiap harinya.
“Kemarin khusus yang di Cileungsi yang kita dapatkan dalam 1 hari bisa menggunakan 31.500 gas ya,” katanya.
Dari jumlah tersebut, perputaran bisnis pengoplosan LPG bersubsidi itu menimbulkan kerugian negara yag signifikan.
Baca Juga: Praktik Pengoplosan LPG Subsidi Terbongkar, Polsek Dramaga Tangkap Pelaku dan Amankan Barang Bukti
“Hasilnya 31.500 gas kemudian diperkirakan kerugian negaranya bisa mencapai Rp13,2 miliar per bulan,” kata Wikha.
Ia menegaskan, praktik tersebut juga merugikan masyarakat, karena gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu justru disalahgunakan.
Besarnya skala operasi membuat keuntungan pelaku melonjak tajam setiap hari.
“Keuntungannya cukup luar biasa, para pelaku bisa per harinya mendapatkan Rp1,3 miliar,” kata dia.
Comment