BOGOR, CEKLISSATU - Pemerintah Kota Bogor mulai memperketat pengawasan penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi turun langsung melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di salah satu lapak penjualan sapi kurban Sukses Mandiri Farm di kawasan KH Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor.
Dalam inspeksi tersebut, Denny didampingi tim gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Satpol PP, unsur perekonomian wilayah hingga tim dokter hewan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan layak.
“Alhamdulillah hari ini kita melakukan pengecekan sampling di satu titik lokasi di Bubulak. Dokumen administrasinya sudah tervalidasi kesehatan hewannya oleh DKPP,” ujar Denny.
Baca Juga: Menuju Iduladha 1447 H Pemkot Bogor Pastikan Ketersedian hingga Kesehatan Hewan Kurban
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara detail mulai dari kondisi hidung, usia hewan melalui pengecekan gigi, kondisi kaki, hingga kebugaran tubuh sapi. Menurutnya, seluruh hewan yang diperiksa dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda penyakit.
“Tadi juga sudah disimulasikan tata cara pemeriksaan kesehatan. Hidung harus basah, gigi memenuhi umur, kaki tidak ada luka, badannya fit dan tidak lemas,” jelasnya.
Pemkot Bogor juga memastikan ketersediaan hewan kurban tahun ini dalam kondisi aman.
Berdasarkan data tahun sebelumnya, kebutuhan sapi kurban di Kota Bogor mencapai sekitar 15.800 ekor. Sementara stok sapi yang tersedia saat ini diperkirakan mencapai lebih dari 18 ribu hingga 19 ribu ekor.
Comment