KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Pemkab Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Mal Pelayanan Publik (DPMPTSP-MPP) Kabupaten Bogor membuka Gebyar Pelayanan Publik 80 Jam Non Stop, dengan menyiapkan sebanyak 32 tenant, pada Jumat (29/8/2025).
Kepala DPMPTSP-MPP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menyebutkan, jumlah tenant yang tergabung di MPP sebanyak 32 tenant terdiri dari 124 jenis layanan.
Kemudian, jumlah tenant yang berpartisipasi dalam giat layanan 80 jam non stop sebanyak 25 tenant terdiri dari 99 jenis layanan.
"Jumlah tenant yang mengikuti layanan 80 jam non stop untuk mendapatkan Rekor MURI sebanyak 13 tenant terdiri dari 64 jenis layanan," ungkap Agus Ridho kepada Ceklissatu.com.
"Dan waktu layanan mulai dibuka pada Jumat (29/8/2025) pukul 08.00 WIB hingga Senin (1/9/2025) pukul 16.00, yaitu selama 80 jam non stop," tambah Agus Ridho.
Agus Ridho menyatakan, dengan adanya gebyar pelayanan publik 80 jam non stop ini pihaknya berharap apa yang diberikan kepada masyarakat akan memberikan manfaat terutama bagi warga yang kebetulan tidak bisa mengurus berbagai keperluannya, di antaranya perizinan dan sebagainya.
"Boleh pagi hari, siang, jadi boleh datang ke sini. Jam 11 malam, 12 malam, jam 3 pagi pun kita layani, selama 80 jam," beber Agus Ridho.
Ia mengatakan bahwa 33 tenant yang ada di DPMPTSP-MPP terdiri dari berbagai dinas, lembaga, di antaranya badan pertanahan, kejaksaan, serta dinas lainnya.
Baca Juga: Tangani Kemacetan di Wilayah Penyangga, Pemkab Bogor Siap Kolaborasi Bersama Pemprov DKI Jakarta
"Alasan mengambil 80 jam, karena ini sebuah semangat. Kota kan saat ini sudah 80 tahun merayakan Kemerdekaan. Jadi ya kita ambil 80 jam saja seperti itu," jelas Agus Ridho.
Selain itu, Agus Ridho menegaskan, gebyar pelayanan publik 80 jam non stop juga bagian dari peningkatan kinerja.
"Mudah-mudahan nanti ke depannya dengan kita lakukan seperti ini, teman-teman akan lebih semangat lagi untuk membuka layanan di MPP Kabupaten Bogor," tandasnya.
"Yang paling utama kita lebih kepada peringatan proklamasi Kemerdekaan Indonesia, semangat juangnya yang kita ambil," tuturnya.
Baca Juga: Dukung UMKM hingga Hutan Kota, Wabup Jaro Ade: Bentuk Pelayanan Nyata Pemkab Bogor kepada Masyarakat
Guna memaksimalkan pelayanan tersebut lanjut Agus Ridho, petugas layanan dibagi menjadi tiga shif.
Ia menyebutkan bahwa yang sudah ikut pelayanan 80 jam, di antaranya DPMPTSP dengan empat layanan, Bappenda empat layanan, Disdukcapil dua layanan, Dinas Kesehatan 10 layanan, bank BTN tiga layanan.
"Lalu ada PDAM empat layanan, Balai Pom tiga layanan, Kantor Petanahan empat layanan, Pengadilan Agama dua layanan, Kejaksaan tiga layanan, Dirjen AHU 23 layanan, serta PT Taspen tiga layanan," terang Agus Ridho.
Lalu lanjut Agus Ridho, dari BJB ada beberapa layanan. Dan yang lain-lainnya tetap buka. Tapi mereka ada juga yang tidak sampai 80 jam, namun mendukung Sabtu-Minggu tetap buka.
Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Malasari Kecamatan Nanggung
"Yang 13 ini adalah mereka yang ikut pelayanan sampai malam. Memang paling banyak layanan di Kesehatan dan Dirjen AHU. Mudah-mudahan ke depan layanan di MPP ini akan maksimal, dan kegiatannya lebih meningkat," pungkasnya.
Comment