KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol dalam waktu dekat akan segera mengumpulkan pengusaha alias owner tempat wisata dan usaha yang ada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Hal tersebut pasca banyaknya aksi protes akibat kebijakannya soal penyegelan tempat wisata dan usaha di Puncak, hingga berdampak pula terhadap jumlah pengangguran. Pihaknya menegaskan, akan mengevaluasi kebijakan tersebut
Menteri LH saat ini sedang menyusun terkait bagaimana langkah Kementerian LH selanjutnya.
"Sebelumnya, ada kehadiran tokoh masyarakat ke rumah dinas menteri untuk membicarakan ini. Maka kami akan skenario kan dengan mengundang dan memanggil para owner yang terdampak langsung. Sehingga tidak lagi melalui perantara, agar tidak simpang siur," terangnya.
Meski begitu, ia menegaskan tetap untuk lingkungan adalah harga mati, tidak boleh ditolak, konsepnya.
Menurutnya, bilamana pihak kementerian mentolerir dengan memberikan dispensasi keringanan terhadap suatu kasus maka kasus tersebut menimbulkan kerusakan yang sangat besar pada kemudian hari.
Baca Juga: Bali Hadapi Risiko Banjir Berulang, Menteri LH Hanif Faisol Desak Pengawasan Konversi Lahan
"Mari kita berpikir secara bijak dengan semua sisi, jangan sepihak," tandasnya.
Comment