BOGOR, CEKLISSATU – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1) menyampaikan klarifikasi atas insiden yang terjadi di Stasiun Bogor Paledang pada Kamis (10/7), di mana seorang penumpang wanita berinisial K (36 tahun) mengalami luka pada bagian kaki dan punggung akibat tertimpa penumpang lanjut usia (lansia) yang terlebih dahulu terjatuh saat berada di eskalator menuju skybridge arah Stasiun Bogor.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan awal, tidak ditemukan adanya kerusakan atau gangguan teknis pada fasilitas eskalator maupun skybridge. Kedua fasilitas tersebut berfungsi normal dan laik operasional.
“Diduga penumpang lansia kehilangan keseimbangan saat menggunakan eskalator. Kemungkinan penyebabnya masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Kami belum bisa memastikan secara pasti faktor penyebab terjatuhnya,” ujar Ixfan.
Baca Juga: Volume Penumpang KA Pangrango Capai Lebih dari 790 Ribu Orang di Semester Pertama 2025
KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini. KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa penanganan terhadap korban telah dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur. Petugas kesehatan stasiun segera memberikan pertolongan pertama, dan proses pelaporan resmi disiapkan agar korban dapat mengajukan klaim asuransi penumpang.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, KAI Daop 1 juga memfasilitasi keluarga korban untuk kembali ke Sukabumi lebih awal menggunakan KA 224, meskipun tiket awal mereka adalah untuk perjalanan malam hari.
“Ini merupakan bentuk kebijakan dan empati dari petugas stasiun agar keluarga dapat segera pulang, mengingat kondisi korban yang mengalami luka,” jelas Ixfan.
Terkait permintaan pengembalian dana oleh keluarga, KAI menjelaskan bahwa tiket keberangkatan dari Sukabumi ke Bogor tidak dapat dibatalkan karena telah digunakan (check-in). Namun, untuk tiket perjalanan malam yang belum digunakan, KAI telah membantu proses pembatalan dan pengembalian dana sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami terbuka untuk berdialog dan menyelesaikan persoalan ini secara baik. Penanganan telah dilakukan secara profesional dan kami tetap berkomitmen menjaga kenyamanan serta keselamatan pelanggan,” tutup Ixfan.
Comment