KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Satpol PP Kabupaten Bogor akan menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar razia di sejumlah titik rawan pada malam pergantian Tahun Baru.
“Penyakit masyarakat mudah mudahan tidak terjadi, dan ini kita terus melakukan pemantauan melakukan monitoring ke tempat yang disinyalir adalah tempat tanda petik termasuk miras, kita tidak berhenti,” kata Cecep kepada Ceklissatu.com, Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga: Jelang Nataru 2025-2026, BNNK Bogor Tingkatkan Patroli di Sejumlah Tempat Hiburan Malam
Ia menyebut bahwa pihaknya telah menindaklanjuti sejumlah laporan dari masyarakat terkait maraknya peredaran minuman keras di Kabupaten Bogor.
“Beberapa Minggu lalu kita menertibkan beberapa tempat karena ada aduan dari masyarakat, kita sepanjang itu ada aduan kemudian itu harus kita tindak lanjuti ya kita tindak lanjuti,” jelas dia.
Selain itu, pada malam Tahun Baru pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap sejumlah vila di kawasan Puncak guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Kementerian PU Pastikan Kesiapan Pengamanan Lalu Lintas Tol Bocimi, Jelang Libur Nataru 2025-2026
“Semua, puncak itu merupakan tempat yang memang diinisiasi oleh pemerintah Kabupaten Bogor, dengan natal dan tahun baru tentunya banyak wisatawan yang masuk ke puncak," terangnya.
"Itu semua stakeholder termasuk polres, dandim, satpol pp, dishub, dlh, kita antisipasi semuanya bergerak termasuk pariwisata,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata Cecep, berbagai gangguan ketertiban saat ini juga dapat dilaporkan langsung melalui aplikasi pengaduan, sehingga memudahkan pihaknya dalam mengambil tindakan.
Baca Juga: Pemkot Bogor Siapkan Empat Titik Utama untuk Pengendalian Operasi Kemanusiaan Nataru 2025
“Tentatif, sepanjang ada aduan apalagi mengganggu ketertiban tidak usah nunggu natal dan tahun baru, kalau sekarang ada aduan ada dumas, kemudian ada aduan melalui aplikasi, kita tindak lanjuti,” tandasnya.
Comment