BOGOR, CEKLISSATU.COM – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gembrong di Bogor Timur dan Pasar Jambu Dua untuk memastikan stabilitas harga pangan jelang Lebaran, Selasa (10/3/2026).
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus mengatakan, selain memastikan stabilitas harga pangan, pihaknya juga soroti fasilitas pendukung pasar menjelang hari raya Idulfitri.
Rifki mencatat, ada beberapa kenaikan harga pangan pada beberapa komoditas tertentu.
Baca Juga: Camat Bogor Selatan Apresiasi Gerakan Pangan Murah IPSM untuk Stabilkan Harga Pangan
“Adapun harga yang mengalami kenaikan ada beberapa, seperti cabai rawit jablay yang menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram,” ujar Rifki.
Senada dengan Rifki, anggota Komisi II Heri Cahyono menambahkan, bahwa meski ada kenaikan harga pada cabai, secara umum naik turun harga masih dianggap wajar untuk periode menjelang Lebaran.
“Harga daging terpantau di angka Rp130 ribu dan cabai di kisaran Rp100 ribu. Kami berharap menjelang Lebaran nanti tidak ada kenaikan yang signifikan. Kami juga ingin memastikan semua lapak pedagang di Pasar Gembrong ini sudah terisi agar ekonomi warga berjalan optimal,” jelas Heri.
Baca Juga: Konflik Global Mengancam Ketersediaan Pangan, Warga Bogor Diimbau Mulai Bercocok Tanam
Selain masalah harga, Komisi ll juga menerima aspirasi dari warga Cibeureum terkait sulitnya akses transportasi umum menuju Pasar Gembrong.
Banyak masyarakat yang mengeluhkan ketiadaan trayek angkutan kota (angkot) yang masuk langsung ke area pasar.
Menanggapi hal tersebut, Heri akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pemprov DKI dan BPOM Perketat Pengawasan Pangan di Jakarta Timur
“Nanti ada beberapa trayek yang akan kita coba arahkan untuk bisa masuk ke Pasar Gembrong dengan berkomunikasi dengan Dishub Kota Bogor. Tujuannya agar warga yang ingin berbelanja bisa langsung sampai ke pasar tanpa kesulitan transportasi,” tegasnya.
Setelah tinjauan di Pasar Gembrong, Komisi ll melanjutkan sidak ke Pasar Jambu Dua. Di sana, mereka kembali mengecek harga pangan, seperti cabai, terong, bawang, kentang, hingga sayuran hijau.
Berdasarkan pantauan, terdapat perbedaan harga komoditi antara Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua.
Anggota Komisi II, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi agar harga tidak melambung liar.
“Dari pantauan di lapangan, sebagian komoditas masih relatif stabil, namun ada beberapa yang mulai mengalami kenaikan seperti cabai dan ayam, tapi masih dalam batas yang dapat dikendalikan,” kata Hasbi.
Ia menambahkan, bahwa pasar adalah jantung kebutuhan harian masyarakat, sehingga pengawasan harus diperketat.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Ketersediaan Pangan di Pasar TU Kemang Bogor Masih Stabil
“Stabilitas harga pangan harus terus dijaga melalui pengawasan dan koordinasi yang baik agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Comment