KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menyaring ketat proyek-proyek yang akan dibayarkan, menyusul keterlambatan pembayaran kepada kontraktor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menginventarisir seluruh kegiatan yang tertunggak.
Menurut Ajat Rochmat Jatnika, dinas-dinas teknis telah dipanggil untuk memastikan status pekerjaan masing-masing.
Baca Juga: Tak Sesuai Karakteristik Daerah Penyangga Ekologi, Pemkab Bogor Pastikan Tak Ada Lahan Sawit Baru
Hasil inventarisasi menunjukkan adanya pemilahan yang jelas antara proyek yang siap dibayar dan yang masih bermasalah.
Ajat Rochmat Jatnika menegaskan, pembayaran proyek yang sudah rampung akan dilakukan melalui mekanisme anggaran tahun berjalan 2026. Namun, proses tersebut tidak bisa dilakukan secara otomatis tanpa tahapan verifikasi.
Ia mengakui, meski secara kas daerah tersedia, pemerintah tetap harus memastikan prosedur keuangan berjalan sesuai aturan.
Baca Juga: Pengusaha Ancam Geruduk Pemkab Bogor, Gegara Proyek Rampung Tapi Belum Dibayar
Selain itu, seluruh tagihan akan melalui proses review sebelum pencairan dilakukan.
Ajat Rochat Jatnika menyebut, proyek yang telah selesai 100 persen ditargetkan bisa segera dibayarkan dalam waktu dekat.
“Yang 100 persen pekerjaannya selesai, maka kita akan segera dibayarkan. Januari insyaallah,” ucap Ajat Rochmat Jatnika, Kamis (8/1/26).
Baca Juga: Pemkab Bogor Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Sekda Ajat Rochmat Imbau Warga Lakukan Langkah Ini
Di sisi lain, ia menegaskan Pemkab Bogor bersikap hati-hati terhadap proyek yang belum tuntas.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara progres pekerjaan dan nilai tagihan.
“Kalau yang kurang dari 100 persen, kita diperiksa BPK, kita harus hati-hati untuk ngeceknya, saya lihat di lapangan juga banyak yang masih kondisi belum selesai,” kata dia.
Baca Juga: Sekda Ajat Rochmat Jatnika Dorong Penguatan Geopark Bogor Halimun Salak Menuju Unesco Global Geopark
Karena itu, Pemkab Bogor memprioritaskan pembayaran hanya untuk pekerjaan yang benar-benar rampung, sementara proyek lain masih harus melalui proses verifikasi lanjutan.
Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil rapat internal bersama Bupati Bogor dan akan segera ditindaklanjuti.
Comment