KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menghadiri Rapat Persiapan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Rapat ini diikuti oleh Sekda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, bertempat di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Bogor.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyatakan, kesiapan Kabupaten Bogor dalam mendukung penuh pelaksanaan GPM.
"Program ini penting sebagai langkah konkret Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas pangan serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," ungkap Ajat Rochmat Jatnika.
Ajat Rochmat Jatnika juga menyampaikan bahwa hingga saat ini Pemkab Bogor telah melaksanakan 301 kali kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Januari 2025.
Baca Juga: Pemkab Bogor Buka Gebyar Pelayanan Publik 80 Jam Non Stop, Siapkan Puluhan Jenis Layanan di MPP
Program ini terus digencarkan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai hari ini sudah 301 kali kita laksanakan GPM sejak Januari. Besok kita gas lagi, karena memang ini sudah menjadi rutinitas kita,” terang Ajat Rochmat Jatnika.
Senada, Sekda Provinsi Jawa Barat,
Herman Suryatman menekankan pentingnya kesiapan teknis di seluruh kabupaten maupun kota, termasuk penginputan data dari setiap kecamatan.
Hal ini sebagai langkah memastikan pelaksanaan GPM serentak di seluruh titik kecamatan di Jawa Barat berjalan lancar pada Sabtu, 30 Agustus 2025, pukul 08.30 WIB di 627 kecamatan pada 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Baca Juga: Tangani Kemacetan di Wilayah Penyangga, Pemkab Bogor Siap Kolaborasi Bersama Pemprov DKI Jakarta
Adapun komoditas yang disiapkan minimal mencakup beras 5 kg, gula, dan minyak goreng dengan harga lebih murah dari pasaran.
Biaya operasional seperti distribusi dan angkut dapat dibiayai melalui APBD masing-masing daerah, bahkan dimungkinkan menggunakan mekanisme Belanja Tidak Terduga (BTT) karena bersifat mendesak.
Selain distribusi pangan, Sekda Jabar juga menekankan pentingnya sosialisasi masif agar masyarakat mengetahui informasi ini.
“Gunakan semua kanal komunikasi, baik media sosial, pengumuman di masjid, hingga publikasi offline. Pastikan masyarakat hadir dan memanfaatkan GPM ini,” tuturnya.
Baca Juga: Dukung UMKM hingga Hutan Kota, Wabup Jaro Ade: Bentuk Pelayanan Nyata Pemkab Bogor kepada Masyarakat
Besok pagi, kegiatan akan dibuka dengan seremoni sekaligus telekonferensi antara Pemerintah Provinsi Jabar dengan kabupaten/kota.
Sekda juga mengingatkan agar titik lokasi segera dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sesuai instruksi Mendagri.
“Jawa Barat harus terdepan dan terbaik dalam pelaksanaan gerakan pangan murah ini. Mari kita maksimalkan sinergi dengan Bulog, Kodim, Polres, dan seluruh perangkat daerah. Ini bukti nyata kehadiran pemerintah menjawab kesulitan masyarakat,” pungkasnya.
Comment