Sebelumnya, warga Kampung Babakan Fakultas, Kelurahan Tegallega, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari limbah yang dialirkan ke Sungai Ciparigi.
Bau menyengat tersebut disebut muncul pada waktu-waktu tertentu, terutama saat proses pembuangan dilakukan.
Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, mengungkapkan pihaknya telah memberikan teguran kepada pengelola Botani Square, baik secara lisan maupun tertulis. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
"Kita sudah pernah kasih teguran, baik tertulis maupun lisan ke pihak bersangkutan. Cuma sampai hari ini memang belum ada tindakan apa pun, masih tetap mereka membuang limbahnya," ujar Hardi.
Baca Juga: Ubah Limbah Jadi Beton Kuat, Guru Besar UI Kembangkan Material Bangunan Berbasis Limbah Industri
Ia juga menyebut telah meminta hasil uji laboratorium dari pihak hotel dan salahsatu pusat perbelanjaan untuk memastikan limbah yang dibuang tidak membahayakan masyarakat. Namun, permintaan tersebut belum dipenuhi.
"Saya pernah minta hasil laboratoriumnya, bahwa limbah yang dibuang ke Sungai Ciparigi itu tidak berdampak. Tapi sampai hari ini belum diberikan," jelasnya. [] Ricky
Comment