Sebab, menurutnya, irigasi bukan hanya urusan air melainkan urusan hidup para petani yang menopang ketahanan pangan daerah.
"Goal untuk ketahanan pangan itu bukan jargon. Ini harus dijawab dengan tindakan cepat agar sektor pertanian tetap berjalan," tegasnya.
Baca Juga: UPT Irigasi Bogor Gerak Cepat Atasi Saluran Mampet Sepanjang 500 Meter di Wilayah Kecamatan Jasinga
Di lapangan, para petani hanya bisa berharap pada langit. Tanaman padi tak lagi tumbuh subur, sebagian lahan beralih menjadi ladang palawija, sebagian lain dibiarkan kosong.
"Kalau air dari Sodong mengalir lagi, kami bisa tanam padi seperti dulu," kata seorang petani di Desa Pangaur.
Masalah irigasi Sodong menjadi cermin dari banyak persoalan serupa di wilayah Bogor Barat. Antara semangat ketahanan pangan dan keterbatasan anggaran, ada jeda panjang yang harus dijembatani oleh kebijakan.
Namun satu hal pasti, di tanah yang kering itu, harapan belum mati. Selama masih ada yang memperjuangkan aliran air untuk kembali ke sawah, kehidupan para petani pun akan terus mencari jalannya sendiri seperti air yang selalu berusaha menemukan muara.
Comment