BOGOR, CEKLISSATU— Hari ke tiga lebaran 2022 kepadatan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak hanya terjadi di kawasan puncak Kabupaten

Bogor.

Jalur alternatif Rancabubgur- Ciampea hingga Leuwiliang Bogor alami kepadatan kendaraan roda dua dan empat yaitu masyarakat yang hendak berlibur dan berwisata.

“Macet ini terjadi karena itu masyarakat banyak yang hendak berlibur dan bersilaturahmi ke kawasan wisata gunung salak Endah atau Gunung Bunder di Pamijahan Bogor,”kata Relawan Pandawa 68 Edi Suparno kepada wartawan, Rabu 4 Mei 2022.

Edi mengatakan, kemacetan atau kepadatan roda dua dan empat itu sudah terjadi sejak pukul 07.30 WIB. Dan kendaraan pribadi didominasi plat B Tangerang, Jakarta dan Depok.

“Kebanyak itu didominasi kendaraan Persibadi plat B,”kata Edi.

Saat ini petugas kata Edi terus berusaha untuk mengurai kemacetan dengan membagi tugas dibeberapa titik.

“Ada yang di warung borong, pertigaan Cibatok dan di jembatan Ciampea ini,”katanya.

Sementara itu dari pantauan tidak sedikit pengedaran roda dua dan masyarakat yang menggunakan mobil losbak terbuka memakai terpal kebanyakan mereka hendak berlibur karena selama dua tahun lebaran lalu tidak bisa berwisata.

Karena adanya kasus pandemi yang belum melandai, dan aturan Peraturan Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ketat oleh pemerintahan.

Seperti diungkapan warga Tanggerang Lomrah (40) yang mengaku dua kali lebaran lalu baru kali ini bisa berwisata dan bersilaturahmi ke rumah sanak keluarga di Bogor.

“Tapi malah kejebak macet ini sejak dari pagi banyak yang keluar orang mungkin sama kaya saya dua tahun kemarin pas lebaran gak bisa kemana mana karena covid 19,”ungkapnya.