BANDUNG, CEKLISSATU – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memetakan wilayah rawan bencana banjir, longsor, pohon tumbang, serta jalan amblas di wilayah Jawa Barat. 

Hal itu merupakan upaya kewaspadaan menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran tahun 2024.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules A Abast menyebutkan, terdapat 63 titik rawan bencana yang tersebar di Kabupaten dan Kota di Jabar.

"Lumayan banyak, dari hasil pemetaan kita ya prediksi kita ada kurang lebih 63 titik," ungkap Jules A Abast, Jumat (22/3/2024). 

Baca Juga : Arus Mudik Lebaran 1445 Hijriah, Diprediksi 1,86 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek

Ia mengatakan, lokasi rawan itu tersebar di 23 Polres di wilayah hukum Jabar, dan terdapat wilayah titik rawan bencana.

Misalnya titik longsor dan banjir di Kota Bandung ada di Jalan Setiabudi, Jalan Ir H. Djuanda, Jalan Soekarno-Hatta (khususnya Kecamatan Rancasari), Gedebage, dan Panyileukan.

Kemudian di Kota Bogor ada di Jalan Raya Tajur, Jalan Raya Stasiun Cilebut, Simpang Mbah Dalem, dan Batu Tulis. 

"Itu juga sama ada kerawanan di situ rawan longsor maupun jalan amblas," terangnya. 

Baca Juga : Pemkot Bogor Pastikan Tidak Ada Program Mudik Gratis pada Lebaran 2024

Sementara itu, di Kabupaten Bogor titik rawan ada di wilayah Puncak, Jalan Raya Parung, Jalan Raya Leuwiliang, Jalan Jonggol, dan Jalan Ciawi-Sukabumi. 

"Keseluruhan kurang lebih ada 63 lokasi yang kita prediksi sering terjadi kerawanan bencana khususnya longsor, banjir maupun jalan amblas, juga pohon tumbang," jelasnya. 

Maka itu, sebagai upaya antisipasi, Polda Jabar memasang spanduk hingga baliho di lokasi rawan. Guna mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati.

Berikut ini data 63 titik yang diprediksi rawan terjadi bencana di Jabar: 

Jalan Setiabudi, Jalan Ir. H. Djuanda Kecamatan Mandalajati, Jalan Soekarno Hatta (Kecamatan Rancasari), Jalan Soekarno Hatta (Wilayah Gedebage), Jalan Soekarno Hatta (Wilayah Panyileukan);

Baca Juga : Cek Kesiapan Mudik Lebaran 2024, Komisi V DPR RI Akui Terminal Baranangsiang Kondisinya Tidak Layak

Jalan Raya Tajur (Simpang Babadak), Jalan Raya Stasiun Cilebut Simpang Mbah Dalem Batutulis, Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Parung, Jalan Raya Leuwiliang, Jalan Raya Jonggol, Jalan Raya Ciawi-Sukabumi; 

Jalan Raya Cipanas, Jalan Raya Ciherang Pacet, Jalan KH. A. Sanusi, Jalan Proklamasi, Jalan Raya Baros, Jalan Lio Santa, Jalan Bagbagan-Mekar Asih, Jalan Cisarakan Buniwangi Pelabuhan Ratu;

Jalan Nyalindung-Cisitu, Jalan Cikembang-Bagbagan, Jalan Raya Suryakencana Cibadak, Jalan Raya Pantura Dawuan, Jalan Raya Cianting, Jalan Raya Wanayasa (Desa Gandasoli);

Desa Cijunti Kecamatan Campaka, Desa Bojong Timur Kecamatan Bojong, Desa Situ Kecamatan Pondok Salam, Desa Margasari Kecamatan Pasawahan; 

Baca Juga : Amankan Mudik Lebaran 2024, Polri Siapkan 145 Ribu Personel di Beberapa Titik

Jalan Raya Cikopo (Perempatan Cibodas), Jalan Ibrahim Singadilaga, Jalur Selatan Cijambe, Jalan Tol Cipali KM 120 Jalur B, Jalur Pantura Fly Over Pamanukan, Jalan Tol Cipali KM 151 Jalur B; 

Jalan Raya Losarang, Jalan Raya Kandanghaur, Jalan Raya Pantura Pangenan, Jalan Cimenga Kecamatan Darma, Jalan Cilebak Kecamatan Subang Kecamatan Cibingbin Kecamatan Luragung, Jalan Cisantana-Cigugur;

Jalan Kadugede-Darama, Jalan Siliwangi, Jalan RE. Martadinata, Jalan Raya Rancaekek (depan PT. Kahatex), Jalan Raya Ciherang Nagreg, Jalan Kertawangi Kecamatan Cisarua, Jalan Raya Cadas Pangeran Pamulihan-Ciherang;

Jalan Raya Paseh-Nyalindung, Jalan Raya Rancakalong, Jalan Raya Lebak Jero Kadungora, Jalan Tutugan Leles, Jalan Cijolang Limbangan, Jalan Cipeundeuy Malangbong; 

Jalan Panday Tarogong, Jalan Hasan Arif, TPA Warung Peuteuy, dan Jalan Raya Alin Kecamatan Baregbeg.