BOGOR, CEKLISSATU – Dalam debat publik perdana paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, moderator melontarkan pertanyaan kepada paslon nomor urut 1 Rudy Susmanto-Ade Ruhandi (Jaro Ade).
Moderator menyebutkan bahwa angka partisipasi Pendidikan SMA menurun drastis sebesar 55,52 persen, dan perguruan tinggi 28,51 persen terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sementara itu pertumbuhan penduduk belum diimbangi dengan fasilitas sekolah yang memadai dengan standar aman bencana.
Kemudian kesejahteraan guru dan siswa menjadi penting menghadapi tantangan global dan mempersiapkan SDM unggul.
Baca Juga : Buka Debat Publik Perdana: Rudy Susmanto-Jaro Ade dan Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman Beberkan Visi Misi
“Pertanyaannya, apa terobosan kreatif yang Anda lakukan untuk memperluas akses Pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, menambah jumlah sekolah yang aman bencana, meningkatkan kesejahteraan guru, serta mendorong perkembangan literasi digital guna mendukung kualitas Pendidikan yang merata di Kabupaten Bogor?,” ucap Moderator.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab dengan tegas oleh paslon nomor urut 1 Rudy Susmanto-Jaro Ade.
“Investasi terbaik hari ini adalah investasi SDM. Kami paslon 01 melalui blueprint Pendidikan wujud nyata kami memiliki perencanaan yang matang untuk Pendidikan lima tahun ke depan,” ungkap Rudy Susmanto.
Selain itu lanjut Rudy Susmanto, ke depannya akan memberikan Pendidikan yang berkualitas untuk seluruh segmen masyarakat. Maka harus ada SD, SMP Negeri yang berstandar internasional.
Baca Juga : KPU Kabupaten Bogor Pastikan Debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Digelar 26 Oktober 2024
“Maka kita akan melakukan SDM guru yang terbaik, memiliki kualitas untuk ditempatkan di SD dan SMP Negeri berstandar internasional,” terang Rudy Susmanto.
Kemudian kata Rudy Susmanto, dalam postur insentif guru, sebelum 20 ribu guru PAUD, baru delapan ribu guru PAUD yang menerima insentif.
“Ada hal yang lebih penting lagi, bicara SMP Swasta ini adalah klarifikasi kami bahwa tahun 2025 yang tidak lulus PPDB maka Pemkab Bogor sudah memberikan beasiswa bagi masyarakat tidak mampu yang bersekolah di SMP,” jelasnya.
Jawaban Rudy Susmanto tersebut kemudian ditanggapi oleh Cabup Paslon nomor urut 2, Bayu Syahjohan.
Baca Juga : Kesejahteraan Kader Posyandu Jadi Program Prioritas Visi Misi Rudy Susmanto-Jaro Ade di Bidang Kesehatan
"Masyarakat tidak butuh iming-iming, karena setelah sosialisasi ke masyarakat mereka tetap terbebani pungutan, tidak seluruhnya gratis. Dan juga anak sekolah harus menebus ijazah, jika tidak punya uang dia tidak bisa mendapatkan ijazah. Dan juga bagaimana ruang kelas baru itu bisa aman dari bencana," ucap Bayu Syahjohan.
Kemudian cawabup nomor 2 Musyafaur Rahman juga menimpali. Menurutnya bukan hanya sekedar sekolah standar internasional yang dibutuhkan masyarakat, tetapi adalah bagaimana bisa mendapatkan Pendidikan.
“Saya rasa bukan soal standar internasional. Yang masyarakat butuhkan saat ini bagaimana mendapatkan Pendidikan, karena SMP Negeri kita sangat terbatas,” kata Kang Mus.
“Jika tidak keterima artinya harus masuk swasta dan harus punya uang. Jika tidak punya uang, pilihan rakyat Kabupaten Bogor ini tidak bisa sekolah. Jadi kita harus pikirkan juga kesempatannya,” tambah Kang Mus.
Baca Juga : Blusukan Berhasil, Elektabilitas Paslon Bayu-Kang Mus Melejit Tembus 35 Persen
Tanggapan tersebut langsung direspon kembali oleh Rudy Susmanto.
"Supaya pak Mus memahami, bahwa yang tidak lulus PPDB bahwa masyarakat miskin yang tidak mampu bersekolah di sekolah swasta, dalam postur APBD 2025 diberikan sekolah gratis," ungkap Rudy Susmanto
Sementara itu, Cawabup Paslon nomor urut 1 Ade Ruhandi alias Jaro Ade menambahkan, untuk mindset Pendidikan akan kami koordinasi perkuat dengan MoU bersama perguruan tinggi, serta semua sarana Pendidikan guna memperbaiki SDM nya.
“Lalu RKB juga kita harus dorong. Dikala ada orang yang sangat tidak mampu, di samping seluruh kebutuhan sekolahnya akan kita penuhi. Tapi kita juga akan memberi ongkos, supaya tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah,” ucap Jaro Ade.
Untuk diketahui, KPU Kabupaten Bogor menggelar Debat Publik perdana, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada Pilkada Serentak Tahun 2024, berlangsung di Gedung IPC Pelindo, Kecamatan Ciawi, pada Sabtu (26/10/2024) malam.
Hadir paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 1 Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade), serta paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman (Kang Mus).