BOGOR, CEKLISSATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar Debat Publik perdana, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor pada Pilkada Serentak Tahun 2024, berlangsung di Gedung IPC Pelindo, Kecamatan Ciawi, pada Sabtu (26/10/2024) malam.
Hadir paslon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 1 Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade), serta paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman (Kang Mus).
Sebagai pembuka debat setiap paslon diharuskan menyampaikan visi misi dan program kerja. Yang mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan visi misi yaitu paslon Rudy Susmanto dan Jaro Ade.
Rudy Susmanto menyebutkan bahwa visi dan misi yang disusun terukur, serta dapat direalisasikan di lima tahun kepemimpinan, melalui konsep Bogor Istimewa menuju Bogor Gemilang.
Baca Juga : KPU Kabupaten Bogor Pastikan Debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Digelar 26 Oktober 2024
“Pengalaman kami berdua sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor menjadikan bekal untuk kami menggali potensi pendapatan. Menyempurnakan tata kelola pemerintahan. Investasi terbaik hari ini adalah investasi Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap Rudy Susmanto.
Kemudian lanjut Rudy Susmanto, bicara SDM tidak terlepas dari dua aspek penting. Yaitu Pendidikan dan Kesehatan.
Rudy Susmanto menyebutkan, Kabupaten Bogor ke depan butuh pemimpin yang bisa menghargai para pendahulunya, butuh pemimpin yang bisa berinovasi untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia.
“Butuh pemimpin yang mengerti dan memahami kebutuhan rakyatnya, melalui blueprint Pendidikan, dan blue print Kesehatan. Kami akan wujudkan layanan Pendidikan dan Kesehatan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor,” ucap Rudy Susmanto.
Baca Juga : Kesejahteraan Kader Posyandu Jadi Program Prioritas Visi Misi Rudy Susmanto-Jaro Ade di Bidang Kesehatan
Sementara itu Jaro Ade mengatakan, untuk bidang ekonomi, ia bersama Rudy Susmanto akan menuntaskan angka kemiskinan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Itu dimulai dari mencetak 10.000 wirausaha baru di Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade.
Kemudian lanjut Jaro Ade, program Samisade akan disempurnakan dengan menambah anggaran. Kemudian perhatian kepada para guru ngaji, amil RT, RW, PAUD, dan semua sector akan diselesaikan.
“Juga tata kelola pemerintahan yang bersih tidak Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme,” tegas Jaro Ade.
Baca Juga : Blusukan Berhasil, Elektabilitas Paslon Bayu-Kang Mus Melejit Tembus 35 Persen
Sementara itu, Cabup nomor urut 2 Bayu Syahjohan mengatakan, visi misi yang diusungnya di antaranya berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
“Tentunya program-program kami jelas. Pertama, bagaimana tidak ada jalan rusak lagi di Kabupaten Bogor. Kedua, bagaimana Pendidikan ini bisa berjalan dengan baik yang dirasakan SD, SMP di Kabupaten Bogor gratis, ternyata masih banyak pungutan. Insha Allah kami akan membersihkan itu semua,” terang Bayu Syahjohan.
Selain itu kata Bayu Syahjohan, Ketiga, bagaimana menghapuskan pengangguran di kabupaten Bogor. Keempat, bagaimana pemerintahan desa mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, yaitu Timisade (Tiga Milyar Satu Desa) untuk percepatan pembangunan.
“Selanjutnya, bagaimana kita mensejahterakan para guru, guru ngaji, RT, RW, sebagai pelayan masyarakat, guru-guru yang akan kita naikkan insentifnya,” tutur Bayu Syahjohan.
Baca Juga : KPU Gandeng Pemkab Bogor Siapkan Penertiban APK, Pj Bupati: Maksimal H-3 Sebelum Pencoblosan
Senada, Musyafaur Rahman menambahkan, ke depan pasangan Bayu-Kang Mus akan melengkapi yang selama ini ditinggalkan oleh pemerintah sebelumnya.
“Bahwa rakyat hari ini tidak diurus. Ngurus KTP di Kabupaten Bogor itu susah. Nah, kita akan ciptakan birokrasi yang melayani supaya kepentingan rakyat selama ini yang tidak pernah bisa disempurnakan oleh pemerintah sebelumnya, bisa kita sempurnakan,” ucap Kang Mus.
Kemudian Kang Mus menyebutkan, birokrasi yang melayani dan pemerintahan yang bersih adalah sumber kekuatan utama supaya rakyat ke depan lebih sejahtera.
Kang Mus menegaskan, pihaknya juga akan tingkatkan apa yang sebelumnya sudah dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah (Ade Yasin-Iwan Setiawan).
“Apa yang baik akan kami tingkatkan, kami lanjutkan, dan kami sempurnakan menjadi lebih baik lagi. Supaya rakyat ke depan tidak harus lagi bergantung kepada jalannya pemerintahan. Kita sama-sama tahu, rakyat sangat butuh akan Pendidikan gratis,” tandas Kang Mus.
Kang Mus menilai, kalau hari ini pilihan buat rakyat adalah kalau tidak punya uang mereka harus masuk ke sekolah swasta, berarti kalau tidak punya uang mereka tidak bisa sekolah.
“Ini harus kita ubah, supaya semua anak usia sekolah bisa sekolah di Kabupaten Bogor,” tegas Kang Mus.
Selanjutnya, Kang Mus mengatakan, kalau hari ini puskesmas cuma ada di setiap kecamatan, Bayu-Kang Mus ingin di setiap desa ada puskesmas.
“Supaya rakyat bisa terlayani kesehatannya. Supaya rakyat tidak lagi harus mencari-cari dimana fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Comment