Tak hanya itu, isu sensitif seperti persoalan pertanahan juga turut mencuat. Sastra menegaskan, permasalahan tersebut akan ditindaklanjuti secara serius.
“Terkait isu pertanahan yang disampaikan salah satu tokoh, tentu akan kami pelajari lebih lanjut. Kami berencana mengundang pihak BPN untuk duduk bersama mencari solusi konkret,” tegasnya.
Kegiatan reses ini sekaligus menjadi cermin bahwa pembangunan di wilayah barat Kabupaten Bogor, khususnya Jasinga, masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang membutuhkan perhatian dan percepatan penanganan.
Masyarakat berharap, hasil reses ini bukan hanya menjadi catatan, melainkan menjadi pemicu aksi nyata dari para wakil rakyat.