CIANJUR, CEKLISSATU - Akses jalan menuju Kota maupun Kabupaten Cianjur hingga kini masih tertutup total akibat terjadinya longsor di Kampung Cigedil, Desa Palalangon, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur pada Senin, 21 November 2022.
Pantauan di lapangan, sekitar pukul 19.00 WIB di sekitar lokasi longsoran telah dijaga tim gabungan dibantu warga sekitar. Kendaraan roda dua pun terpaksa harus dialihkan ke jalur alternatif, sementara roda empat, bus dan kendaraan besar diminta berputar arah.
Sebelumnya, saat kejadian terdapat sebuah mobil angkot yang membawa rombongan pelajar dan guru SD Tahfidz Khoirul Umah Cianjur tertimpa material longsor.
Hingga pukul 20.30 WIB, tiga korban telah ditemukan tewas dan dua orang ditemukan selamat. Jenazah korban longsor saat ini sudah berada di RSUD Cimacan.
Adapun korban tewas yang ditemukan di dalan angkot tujuan Cianjur-Cipanas yakni Salman (10), Yunus Iskandar (38) guru SD Tahfidz Khoirul Umah.
"Iya dua orang diselamatkan warga dan dua lainnya ditemukan meninggal dunia. Tadi jam 8 malem, satu lagi sudah ditemukan dan sedang proses evakuasi," ujar Uus Supiandi (42) dari PKBM Bahtera Alfad ditemui di RSUD Cimacan.
Baca Juga : Pasca Gempa Cianjur, Kang Emil: 13.784 Warga Bakal Diungsikan di 14 Titik Lokasi
Uus mengatakan siswa dan guru sekolah tersebut tertimpa longsor saat hendak pulang usai mengikuti kegiatan pekan kreatif yang diselenggarakan PKBM Khoirul Umah.
"Pulang itu menyewa dua angkot, angkot pertama yang ditumpangi pelajar dan guru perempuan selamat. Namun yang membawa murid laki-laki tertimpa longsor," ujarnya.
Belum diketahui ada berapa jumlah orang yang berada di dalam angkot tersebut. Namun yang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ada dua orang anak dan dua lainnya ditemukan meninggal dunia.
"Kalau angkot pertama yang membawa siswa dan guru perempuan itu ada sekitar 15 orang, kalau angkot yang tertimpa longsor ini ga tahu ada berapa penumpang," katanya.