JAKARTA, CEKLISSATU - Usai kalah dari Aston Villa 0-2 pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu malam kemarin, Chelsea mengambil tindakan tegas, memecat pelatih Graham Potter. Keputusan tersebut dilakukan Chelsea pada Senin 3 April 2023 dini hari WIB.

Padahal sebelumnya saat didatangkan dari Brighton pada September 2022, Graham Potter disebut-sebut sebagai spsok yang tepat untuk membawa Chelsea keluar dari bencana kekalahan.

Baca Juga : Atlet Ukraina Tak Diizinkan Ikut Kualifikasi Olimpiade 2024 Jika Lawan Rusia

Namun, Chelsea kini telah memecat Graham Potter karena gagal mewujudkan ekspektasi tinggi. Terlebih, klub sudah menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim dingin kemarin.

Chelsea pun mengucapkan terima kasih atas segala upaya Graham Potter selama menjabat sebagai manajer. 

"Chelsea FC mengumumkan bahwa Graham Potter telah meninggalkan klub. Graham telah setuju untuk berkolaborasi dengan klub untuk memfasilitasi transisi yang mulus," tulisnya.

Apalagi saat ini The Blues masih bertahan di Liga Champions meski performa di Liga Inggris tak sesuai harapan.

"Selama waktunya bersama klub, Graham telah membawa Chelsea ke perempat final Liga Champions, di mana kami akan menghadapi Real Madrid. Chelsea ingin berterima kasih kepada Graham atas semua upaya dan kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," jelasnya.

Sebagai pengganti sementara, Chelsea menunjuk Bruno Saltor untuk memimpin The Blues.

Pertandingan pertama Saltor sebagai pelatih akan datang melawan Liverpool pada Selasa malam, ketika The Blues akan mencari kemenangan ketiga dalam 10 pertandingan liga terakhir mereka.