Jika masyarakat sakit, Rochadi mengatakan, masyarakat bisa menggunakan masker saat berada di tempat krumunan, mencuci tangan pakai sabun, dan tetap menjaga jarak.
Baca Juga: Lima Warga Terpapar Covid-19, Dinkes Terbitkan Edaran Tingkatkan Kewaspadaan
"Terapkam kebiasaan hidup bersih dan sehat, melaksanakan 3M. Dinkes Jabar menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap waspada tanpa panik dalam menghadapi potensi lonjakan Covid-19," ujarnya.
Sebelumnya, Dinkes Jabar turut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Dirjen P2 Nomor SR.03.01/C/1422/2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan COVID-19 oleh Kemenkes. Hanya saja, saat ini belum ditemukan kasus baru corona di Jabar.
"Kasus belum ada, tapi masyarakat tetap harus waspada, karena tidak ada (kasus) atau nol itu adalah yang di laporkan Rumah Sakit (RS), tapi kan dikhawatirkan ada yang tanpa mengalami gejala berat," kata Rochady.
Dinkes Jabar menyatakan sudah meningkatkan kinerja survailans atau kegiatan pengamatan dengan melakukan kordinasi bersama seluruh kabupaten kota yang ada di Provinsi Jabar. Hal ini juga untuk menindaklanjuti surat dari Kemenkes.
"Dinas kesehatan langsung memberikan edukasi pada masyarakat, salah satunya melalui media sosial, koordinasi dengan 27 kabupaten kota untuk waspada dan meningkatan kinerja surveilans," tandasnya. (Cep)