BANDUNG, CEKLISSATU.COM – Libur panjang kembali memicu munculnya parkir liar di sejumlah kawasan wisata Kota Bandung, salah satunya di sekitar Bandung Zoo, Jalan Tamansari.
Di kawasan wisata tersebut terlihar trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki justru dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat hingga menimbulkan kemacetan serta mengganggu keselamatan pengguna jalan dan memicu kemacetan lalu lintas.
Fenomena tersebut bukan kali pertama terjadi.
Warga menyebut, setiap libur panjang kawasan wisata kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu dengan menjadikan trotoar sebagai area parkir liar.
Akibatnya, pejalan kaki terpaksa mengalah dan berjalan di badan jalan yang padat kendaraan.
“Jelas sangat mengganggu. Trotoar kan untuk pejalan kaki, bukan untuk parkir. Kalau sudah macet begini, makin tidak aman,” kata Ilah seorang warga yang berada di lokasi, Jumat (2/01/2025).
Baca Juga: Wali Kota Arifin Ancam Pengelola Parkir Liar dengan Sanksi Pidana
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Arsa yang menilai minimnya petugas di lapangan membuat pelanggaran parkir liar terus berulang, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis di musim liburan.
Sementara itu, petugas Satpol PP Kota Bandung menyatakan, bahwa pihaknya telah berupaya melakukan penertiban.
Petugas mengaku sebelumnya sudah mengingatkan para wisatawan agar tidak memarkir kendaraan di trotoar dan mengarahkan mereka ke lokasi parkir yang telah disediakan.
“Kami sudah mengimbau, namun masih ada yang menolak diarahkan dan tetap parkir di trotoar,” kata Yadi, petugas Satpol PP.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung Farhan juga telah melakukan penertiban parkir liar saat libur panjang.
Penertiban dilakukan karena parkir sembarangan tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga merusak estetika kota serta mengganggu fungsi trotoar sebagai fasilitas publik.