Sebelumnya, Sanusi menyebutkan, uang untuk pergi haji ia dapatkan dari tabungan hasil pertanian yang dikumpulkannya sejak 70 tahun lalu.

Baca Juga: Calon Haji Tertua Asal Kabupaten Bogor

Tidak hanya menabung untuk berangkat haji, hasil jerih payah Sanusi juga digunakan untuk membeli lahan sedikit demi sedikit, hingga akhirnya mempunyai lahan mencapai satu hektar.
 
"Nabung dari tahun 1955, uangnya saya dapat dari hasil tani. Ada singkong, pisang, nangka, rambutan. Terus ditabung," bebernya.

Saat ditemui di lokasi pemberangkatan calon jemaah haji di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, kondisi fisik Sanusi tampak sehat dan bugar. Bahkan menurutnya, sampai saat ini masih kuat bertani.

Sanusi pun begitu bersemangat menceritakan perjuangannya untuk bisa pergi ke tanah suci setelah mendaftar pada tahun 2019.

Baca Juga: Tangis Bahagia Keluarga Tak Terbendung Saat Keberangkatan Jamaah Haji Kloter 29 Kota Bogor

Sosoknya pun sangat ramah dan humoris. Sesekali Sanusi melontarkan celotehan yang mengundang gelak tawa untuk memecah keheningan.