Selain itu, Ketua RT 04 RW 02 yang sering disapa Ade Omay itu menambahkan, untuk peserta yang akan menabuh bedug tidak ada syarat tertentu.
“Kalo buat yang menabuh bedug tidak ada syarat tertentu boleh siapa saja bebas, boleh anak-anak, Remaja, Dewasa maupun Orangtua, karna tujuannya untuk melestarikan salahsatu tradisi dari leluhur kita.” kata Ade.
Baca Juga: Tiga Orang Korban Tanah Longsor di Desa Cibedug Bogor Dapat Penanganan Medis di RSUD Ciawi
Lebih lanjut Ade mengatakan, dengan adanya tabuh bedug selama 7 hari berturut-turut itu suasana kampung tidak langsung menjadi sepi.
“Jadi kalo ada suara bedug suasana kampung ini terasa hangat tidak terlalu sepi, apalagi bedug yang digunakan sekarang berjumlah 9 bedug jadi suaranya beda-beda walau dengan Orang dan cara menabuh dengan ketukan yang berbeda tetapi dapat menghasilkan suara yang harmonis sehingga dapat membuat suasana terasa nyaman.”tutupnya.