Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merilis profil lima perusahaan tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Yakni PT Gag Nikel, PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) dan PT Nurham.
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya memperoleh izin usaha pertambangan (IUP) dari ESDM, sedangkan tiga lainnya berasal dari pemerintah daerah setempat.