BOGOR, CEKLISSATU - Miris, siswa SDN Cidokom 2, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di lantai, tanpa adanya meja dan kursi di ruang kelas.
Salah satu guru sd tersebut, Mohamad Andriyana mengungkap bahwa kondisi itu sudah terjadi sejak dua tahun lalu.
"Sudah sejak dua tahun kondisi begini. Kami terpaksa untuk melangsung KBM di lantai karena tidak ada mebeler. Bahkan untuk kelas 4B itu belajarnya menggunakan mushola, lalu kelas 6 pakai ruang lab," katanya kepada wartawan, Senin 9 Oktober 2023.
Baca Juga : Piala Dunia U-17 di Indonesia, Erick Thohir: FIFA Dukung Penuh Penggunaan Whoosh
Selain minim ya mebeler, pihaknya juga mengalami keuangan ruang kelas. Dari delapan kelas yang ada, SDN Cidokom 2 harus menampung sebanyak 494 siswa.
"Idealnya 12 kelas ya, tapi sekarang ini ada 8 kelas untuk menampung 494 siswa," jelasnya.
Andriyana mengaku sudah beberapa kali melakukan pengajuan bantuan, namun tidak ada respon dari pemerintah.
"Kami sudah sering mengajukan bantuan namun tidak pernah ada respon. Kami harap ini menjadi prioritas, ada bantuan untuk sekolah kami," kata dia.
ERUL