JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa atas keputusan pemindahan laga panas Persija Jakarta melawan Persib Bandung dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) ke Samarinda.
"Saya termasuk yang kecewa. Jadi bukan hanya Jakmania atau siapa, saya termasuk yang kecewa. Dan kemarin teman-teman juga tahu saya menerima Kapolda. Jadi intinya saya juga kecewa," ujar Pramono, dikutip Kamis (7/5/2026).
Dijelaskan Pramono, pemindahan lokasi pertandingan Persija vs Persib merupakan keputusan bersama semua pihak, termasuk dengan aparat keamanan.
Baca Juga: Persija vs Persib Hijrah ke Luar Jakarta, Alasan Keamanan Partai Tersebut Pindah ke Samarinda
Menurutnya, alasan untuk memindahkan lokasi pertandingan tersebut sangat masuk akal demi menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif.
"Apapun yang menjadi keputusan bersama tidak dipertandingkan di Jakarta, saya sebagai Gubernur karena ada alasan yang menurut saya sangat-sangat masuk akal, bagaimanapun saya lebih baik menjaga Jakarta tetap adem, ayem, tentram. Itu yang lebih utama," jelas Pramono.
Sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia menegaskan, keamanan dan ketertiban warga Jakarta menjadi hal utama.
Baca Juga: PSSI Pastikan Persija vs Persib Tetap Digelar di SUGBK, Spekulasi Venue Berakhir
Meskipun juga mengaku kecewa, Pramono menyebut keputusan tersebut merupakan yang terbaik bagi Jakarta.
Sekadar diketahui, laga Persija vs Persib dalam lanjutan Liga 1 BRI Super League 2025-2026 dipastikan tidak digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pihak operator liga memutuskan memindahkan pertandingan tersebut ke Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5) mendatang.